Unreal Tournament 3
Kotak Game : Sumber Info Super Gamer
Unreal Tournament 3 mungkin tidak menawarkan sesuatu yang baru, mungkin bagi yang pernah memainkan Unreal Tournament 2004 akan merasakan hal yang sama. Game ini masih seperti dulu dan tidak menawarkan suatu perubahan yang berarti, tentunya hal ini diluar peningkatan grafis dan penambahan map. Bohong rasanya bila kita tidak tertarik dengan Unreal Tournament 3, sementara semua FPS mulai bergeser menjadi lambat dan memakai kecepatan permainan ala militer yang perlahan dan penuh taktik, Unreal Tournament 3 tetap memakai cara lama dan bahkan gameplay yang dihadirkan terasa lebih cepat dan sangat menyenangkan sekaligus menegangkan.
Seri Unreal biasanya tidak pernah mengedepankan mode single player ataupun cerita, tapi seperti biasanya episode Unreal kali ini juga memiliki mode cerita. Cerita dilalui dengan pertempuran yang kita lakukan melawan bot yang ada di dalam game, cerita yang berjalan terkesan biasa saja dan miskin event. Pada episode kali ini diceritakan bahawa Unreal Tournament bukan lagi berbentuk kompetisi olahraga, Unreal sudah menjelma menjadi zona perang seutuhnya dan tugasmu adalah mengalahkan seorang wanita jahat ras Necris yang menyerang kolonimu secara membabi-buta. Kamu adalah salah orang yang selamat dari serangan tersebut dan bergabung dengan sebuah perusahaan penguasa suatu wilayah dan bertempur demi merebut wilayah lainnya yang dikuasai oleh perusahaan lain. Mode single player berfungsi sebagai sebuah pemanasan yang lumayan menarik selama lima sampai tujuh jam sebelum kita bertempur pada area multiplayer yang merupakan esensi sebenarnya dari serial Unreal Tournament. Mode single player dapat dimainkan secara koperatif dengan tiga orang lainnya, hal ini cukup menarik dan lumayan seru. Bot dalam game ini bisa diubah-ubah tingkat kesulitannya, pada tingkat paling bawah semua bot akan terlihat bodoh dan idiot, mereka tidak akan berputar dan berusaha menembakmu apabila kamu menembak mereka dari belakang. Pada tingkat tersulit, bot yang ada dalam game ini terlihat sangat impresif dan sangat jarang meleset, bukan suatu hal yang mustahil mengalahkan bot pada tingkat tersulit tetapi hal tersebut membutuhkan sedikit usaha ekstra dan pengalaman yang banyak dalam memainkan serial Unreal Tournament.Map yang ada pada single player dipakai kembali pada mode multiplayer, mungkin beberapa modifiasi dapat dilakukan oleh pemilik game ini di PC tetapi belum pernah terlihat pada versi PS3. Kamu akan memilih server tempat kamu bertempur melalui browser layaknya game multiplayer biasa, fungsi pencarian dalam mode multiplayer sudah ditingkatkan sedemikian rupa agar memudahkan pemain menemukan server yang dia cari dengan cara menghadirkan pilihan berdasarkan kategori server. Unreal Tournament 3 menghadirkan enam buah mode pertempuran antara lain, deathmatch yang merupakan ronde free for all, team deathmatch seperti deathmatch biasa hanya berbeda pada pembagian kelompok, duel yang mengharuskan pertempuran 1 lawan 1. Tiga mode di atas merupakan mode deathmatch yang lumrah pada Unreal Tournament. Mode lainnya adalah, capture the flag yang mengharuskan kamu untuk mengambil bendera milik musuh lalu membawanya kembali ke markasmu, bedanya kali ini kamu akan mendapatkan beberapa kendaraan baru serta senjata bernama translocator yang dapat dipakai untuk berpindah ruangan.
Mode yang paling besar adalah mode warfare yang menyerupai mode onslaught tetapi dengan map yang lebih besar dan kendaraan yang lebih banyak. Pada mode warfare tugas kita adalah menghancurkan power core milik musuh dengan cara menghubungkan beberapa node ke markas musuh dan mulai melancarkan serangan ke power core milik musuh. Mode warfare sedikit berbeda dengan mode onslaught sebab penerapan taktik mutlak dibutuhkan dan pada beberapa kemungkinan dalam mode warfare, muncul misi tambahan baru seperti, mengambil node ataupun mengatur posisi node sedemikian rupa agar pihak kita memiliki spawn poin yang lebih ke depan dan memberi kemungkinan untuk mengambil senjata ataupun kendaraan yang lebih baik.
Secara garis besar game ini memiliki peta pertempuran yang sangat detil dan indah, pada mode yang berdasarkan obyektif, peta pertempuran yang dihadirkan cukup simetris dan adil bagi kedua belah pihak. Salah satu peta deathmatch yang bermana Gateway memiliki beberapa ruangan dengan suasana yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya, semua peta tersebut terhubung menjadi satu melalui gerbang warp. Kamu juga akan memperoleh sebuah peta remake dari episode Unreal sebelumnya yang bernama, Deck. Senjata dalam Unreal Tournament 3 merupakan koleksi lama bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengan serial ini. Shield gun digantikan dengan impact hammer kemudian senjata awal yang diperoleh berubah menjadi sebuah pistol yang memiliki daya tembak cukup rendah. Di luar perubahan tersebut hanya ada beberapa perubahan yang tergolong minor demi menyeimbangkan senjata yang ada. Senapan bio kini memiliki daya rusak yang bertambah sedikit sedangkan tembakan tipe kedua pada flak cannon terasa sedikit lebih melayang dan lambat dari pada biasanya sehingga sedikit merubah cara kita mengarahkannya. Sekali lagi, semua senjata dalam game ini hanya mengalami perubahan minor sehingga beberapa senjata masih seperti dulu seperti, pelontar roket masih dapat mengunci target, senapan sniper masih sulit untuk digunakan pada jarak dekat tetapi merupakan alat terbaik untuk melakukan headshot ataupun one shot kill. Redeemer masih memiliki beberapa rudal yang dapat dilontarkan bersamaan serta masih bisa diarahkan, senjata ini sangat berguna untuk menghancurkan kendaraan musuh apabila berada pada mode yang memiliki kendaraan seperti capture the flag.
Dari segi gameplay perubahan yang terjadi juga tergolong minor seperti dihilangkannya sistem adrenalin dan perubahan cara melakukan lompatan ganda. Perbedaan paling dramatis terjadi pada hoverboard yang biasa muncul pada capture the flag ataupun warfare, sekarang hoverboard memiliki kecepatan yang lumayan tinggi tetapi sebagai konsekuensinya bila kamu tertembak pada saat mengendarai hoverboard kamu akan jatuh dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk bangkit lagi. Ini membuat musuh dapat menghabisimu dengan mudah.
Unreal Tournament 3 menggunakan Unreal Engine 3.0 yang juga dipakai oleh Gear of War. Secara keseluruhan game ini sangat indah bila dijalankan pada PC dengan spesifikasi tinggi. Meskipun demikian, dengan spesifikasi minimum, kamu tetap dapat menikmati game ini dengan resolusi tinggi tanpa mengalami gangguan yang berarti. Game ini juga mensupport resolusi widescreen yang sayangnya akan mengalami pemotongan sama seperti game Bioshock.
Grafis yang ditampilkan game ini masuk kategori top-notch, semua terlihat sempurna dan sangat detail apalagi ketika sedang dalam pertempuran besar. Karakter yang disediakan dapat diganti-ganti tampilannya seperti, memakai pelindung kepala, baju serta celana tempur yang berbeda-beda. Peta pertempuran dalam game ini terlihat indah dan keren lengkap dengan efek airnya yang terlihat nyata. Sementara itu, segi suara dan efek yang dihasilkan masih memiliki ciri khas Unreal dengan suara senjata serta musik yang menghentak keras.Game ini cukup sederhana dan to the point, sehingga masih berkesan gaya episode Unreal sebelumnya, tetapi game ini bukanlah sebuah sekuel basi yang buruk. Justru sebaliknya, dengan gameplay yang masih sama dan grafis yang lebih keren, Unreal Tournament 3 membawa sedikit penyegaran gameplay pada genre FPS yang akhir-akhir ini terasa lambat dan kurang ekstrim. Dengan segala konten yang ada di Unreal Tournament 3, ditambah masih terbukanya kemungkinan muncul berbagai mod yang menarik, membuat kita bakal cukup disibukkan oleh game ini selama beberapa waktu ke depan.











