Tugas TIK (cape….)

December 29, 2008

Unreal Tournament 3

Filed under: Asal aja

Kotak Game : Sumber Info Super Gamer

Unreal Tournament 3 mungkin tidak menawarkan sesuatu yang baru, mungkin bagi yang pernah memainkan Unreal Tournament 2004 akan merasakan hal yang sama. Game ini masih seperti dulu dan tidak menawarkan suatu perubahan yang berarti, tentunya hal ini diluar peningkatan grafis dan penambahan map. Bohong rasanya bila kita tidak tertarik dengan Unreal Tournament 3, sementara semua FPS mulai bergeser menjadi lambat dan memakai kecepatan permainan ala militer yang perlahan dan penuh taktik, Unreal Tournament 3 tetap memakai cara lama dan bahkan gameplay yang dihadirkan terasa lebih cepat dan sangat menyenangkan sekaligus menegangkan.

Seri Unreal biasanya tidak pernah mengedepankan mode single player ataupun cerita, tapi seperti biasanya episode Unreal kali ini juga memiliki mode cerita. Cerita dilalui dengan pertempuran yang kita lakukan melawan bot yang ada di dalam game, cerita yang berjalan terkesan biasa saja dan miskin event. Pada episode kali ini diceritakan bahawa Unreal Tournament bukan lagi berbentuk kompetisi olahraga, Unreal sudah menjelma menjadi zona perang seutuhnya dan tugasmu adalah mengalahkan seorang wanita jahat ras Necris yang menyerang kolonimu secara membabi-buta. Kamu adalah salah orang yang selamat dari serangan tersebut dan bergabung dengan sebuah perusahaan penguasa suatu wilayah dan bertempur demi merebut wilayah lainnya yang dikuasai oleh perusahaan lain. Mode single player berfungsi sebagai sebuah pemanasan yang lumayan menarik selama lima sampai tujuh jam sebelum kita bertempur pada area multiplayer yang merupakan esensi sebenarnya dari serial Unreal Tournament. Mode single player dapat dimainkan secara koperatif dengan tiga orang lainnya, hal ini cukup menarik dan lumayan seru. Bot dalam game ini bisa diubah-ubah tingkat kesulitannya, pada tingkat paling bawah semua bot akan terlihat bodoh dan idiot, mereka tidak akan berputar dan berusaha menembakmu apabila kamu menembak mereka dari belakang. Pada tingkat tersulit, bot yang ada dalam game ini terlihat sangat impresif dan sangat jarang meleset, bukan suatu hal yang mustahil mengalahkan bot pada tingkat tersulit tetapi hal tersebut membutuhkan sedikit usaha ekstra dan pengalaman yang banyak dalam memainkan serial Unreal Tournament.

Map yang ada pada single player dipakai kembali pada mode multiplayer, mungkin beberapa modifiasi dapat dilakukan oleh pemilik game ini di PC tetapi belum pernah terlihat pada versi PS3. Kamu akan memilih server tempat kamu bertempur melalui browser layaknya game multiplayer biasa, fungsi pencarian dalam mode multiplayer sudah ditingkatkan sedemikian rupa agar memudahkan pemain menemukan server yang dia cari dengan cara menghadirkan pilihan berdasarkan kategori server. Unreal Tournament 3 menghadirkan enam buah mode pertempuran antara lain, deathmatch yang merupakan ronde free for all, team deathmatch seperti deathmatch biasa hanya berbeda pada pembagian kelompok, duel yang mengharuskan pertempuran 1 lawan 1. Tiga mode di atas merupakan mode deathmatch yang lumrah pada Unreal Tournament. Mode lainnya adalah, capture the flag yang mengharuskan kamu untuk mengambil bendera milik musuh lalu membawanya kembali ke markasmu, bedanya kali ini kamu akan mendapatkan beberapa kendaraan baru serta senjata bernama translocator yang dapat dipakai untuk berpindah ruangan.

 Mode yang paling besar adalah mode warfare yang menyerupai mode onslaught tetapi dengan map yang lebih besar dan kendaraan yang lebih banyak. Pada mode warfare tugas kita adalah menghancurkan power core milik musuh dengan cara menghubungkan beberapa node ke markas musuh dan mulai melancarkan serangan ke power core milik musuh. Mode warfare sedikit berbeda dengan mode onslaught sebab penerapan taktik mutlak dibutuhkan dan pada beberapa kemungkinan dalam mode warfare, muncul misi tambahan baru seperti, mengambil node ataupun mengatur posisi node sedemikian rupa agar pihak kita memiliki spawn poin yang lebih ke depan dan memberi kemungkinan untuk mengambil senjata ataupun kendaraan yang lebih baik.

Secara garis besar game ini memiliki peta pertempuran yang sangat detil dan indah, pada mode yang berdasarkan obyektif, peta pertempuran yang dihadirkan cukup simetris dan adil bagi kedua belah pihak. Salah satu peta deathmatch yang bermana Gateway memiliki beberapa ruangan dengan suasana yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya, semua peta tersebut terhubung menjadi satu melalui gerbang warp. Kamu juga akan memperoleh sebuah peta remake dari episode Unreal sebelumnya yang bernama, Deck.

Senjata dalam Unreal Tournament 3 merupakan koleksi lama bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengan serial ini. Shield gun digantikan dengan impact hammer kemudian senjata awal yang diperoleh berubah menjadi sebuah pistol yang memiliki daya tembak cukup rendah. Di luar perubahan tersebut hanya ada beberapa perubahan yang tergolong minor demi menyeimbangkan senjata yang ada. Senapan bio kini memiliki daya rusak yang bertambah sedikit sedangkan tembakan tipe kedua pada flak cannon terasa sedikit lebih melayang dan lambat dari pada biasanya sehingga sedikit merubah cara kita mengarahkannya. Sekali lagi, semua senjata dalam game ini hanya mengalami perubahan minor sehingga beberapa senjata masih seperti dulu seperti, pelontar roket masih dapat mengunci target, senapan sniper masih sulit untuk digunakan pada jarak dekat tetapi merupakan alat terbaik untuk melakukan headshot ataupun one shot kill. Redeemer masih memiliki beberapa rudal yang dapat dilontarkan bersamaan serta masih bisa diarahkan, senjata ini sangat berguna untuk menghancurkan kendaraan musuh apabila berada pada mode yang memiliki kendaraan seperti capture the flag.

Dari segi gameplay perubahan yang terjadi juga tergolong minor seperti dihilangkannya sistem adrenalin dan perubahan cara melakukan lompatan ganda. Perbedaan paling dramatis terjadi pada hoverboard yang biasa muncul pada capture the flag ataupun warfare, sekarang hoverboard memiliki kecepatan yang lumayan tinggi tetapi sebagai konsekuensinya bila kamu tertembak pada saat mengendarai hoverboard kamu akan jatuh dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk bangkit lagi. Ini membuat musuh dapat menghabisimu dengan mudah.

Unreal Tournament 3 menggunakan Unreal Engine 3.0 yang juga dipakai oleh Gear of War. Secara keseluruhan game ini sangat indah bila dijalankan pada PC dengan spesifikasi tinggi. Meskipun demikian, dengan spesifikasi minimum, kamu tetap dapat menikmati game ini dengan resolusi tinggi tanpa mengalami gangguan yang berarti. Game ini juga mensupport resolusi widescreen yang sayangnya akan mengalami pemotongan sama seperti game Bioshock.

Grafis yang ditampilkan game ini masuk kategori top-notch, semua terlihat sempurna dan sangat detail apalagi ketika sedang dalam pertempuran besar. Karakter yang disediakan dapat diganti-ganti tampilannya seperti, memakai pelindung kepala, baju serta celana tempur yang berbeda-beda. Peta pertempuran dalam game ini terlihat indah dan keren lengkap dengan efek airnya yang terlihat nyata. Sementara itu, segi suara dan efek yang dihasilkan masih memiliki ciri khas Unreal dengan suara senjata serta musik yang menghentak keras.

Game ini cukup sederhana dan to the point, sehingga masih berkesan gaya episode Unreal sebelumnya, tetapi game ini bukanlah sebuah sekuel basi yang buruk. Justru sebaliknya, dengan gameplay yang masih sama dan grafis yang lebih keren, Unreal Tournament 3 membawa sedikit penyegaran gameplay pada genre FPS yang akhir-akhir ini terasa lambat dan kurang ekstrim. Dengan segala konten yang ada di Unreal Tournament 3, ditambah masih terbukanya kemungkinan muncul berbagai mod yang menarik, membuat kita bakal cukup disibukkan oleh game ini selama beberapa waktu ke depan.

 

 

Fable II

Filed under: Asal aja

Kotak Game : Sumber Info Super Gamer

Memainkan Fable II rasanya seperti membuka sebuah album lama yang sangat tua tetapi sudah dipoles berbagai teknologi baru yang sangat canggih. Apalagi ketika melihat kota Bowerstone sudah berkembang sedemikian rupa sehingga kini menjadi sebuah kota raksasa. Yang jelas Fable II makin mengedepankan unsur kebebasan absolut dibandingkan prekuelnya yang masih terikat dengan berbagai unsur. Bahkan kebebasannya sampai merangsek ke bagian-bagian yang sedikit konyol seperti, ingin melakukan KB atau tidak sama sekali.

Seperti cerita Fable sebelumnya, kita akan memulai petualangan saat kanak-kanak. Hal yang membedakaan Fable II dari kebanyakan RPG sejenis adalah, cerita awal yang tidak memakai pakem balas dendam orang tua, rumah hancur atau lain sebagainya seperti yang ada di Fable orisinil. Dalam Fable II dari awal kita sudah disuguhi sebuah tragedi aneh yang nantinya akan menjadi dasar cerita kita selama memainkan game ini. Mungkin satu-satunya kekurangan yang diusung oleh cerita Fable II adalah minimnya perubahan karakter dan sifat yang kita miliki akibat berinteraksi dengan karakter lainnya, kekurangan ini membuat Fable II terasa datar pada poin cerita, apalagi game ini ternyata masih menganut karakter bisu seperti sebuah RPG Jepang klasik

Tidak bisa berbicara bukan berati kita tidak bisa menentukan apa yang ingin kita lakukan dalam permainan, bahkan walaupun kita seorang pahlawan bukan berarti kita harus beraksi layaknya seorang pahlawan. Banyak pilihan yang bisa kita lakukan semuanya terserah keinginan kita, hal ini tergambarkan dengan jelas saat kita menyelesaikan sebuah quest. Quest dan side quest dalam Fable II jumlahnya sama banyak dengan kutu yang tinggal di atas kepala troll dan terkadang beberapa quest ditujukan untuk menguji moral pemain. Saat kita berubah menjadi jahat karena sebuah quest atau hal lain maka penampilan kita akan ikut berubah.

Dalam Fable II kita tidak lagi bertualang sendirian, ada seekor anjing setia yang menemani kita selama bertualang. Anjing tersebut bisa kita namai sesuka hati dan memiliki berbagai fungsi yang berguna seperti, mencari harta yang terpendam di tanah, menemukan kotak harta dan membantu serangan. AI yang dimiliki oleh anjing ini sedikit pintar, contohnya ketika kita terjun bebas dari atas tebing menju air, anjing kita akan memilih jalur yang lebih aman seperti menuruni bukit dan lain sebagainya, selain itu saat kita masuk ke dalam sebuah bangunan berpenghuni anjing kita akan menunggu di luar. Kita juga bisa menghibur anjing kita di saat ketakutan, mengajari permainan baru melalui buku latihan dan memberinya makan. Penampilan kita juga berpengaruh pada anjing kita, saat kita masih menjadi baik atau normal anjing kita akan terlihat seperti anjing normal, tetapi saat kita menjadi jahat maka anjing kita akan ikut terlihat menyeramkan.

Kini mencari uang di Albion tidaklah sesulit dulu, di beberapa sudut kota terdapat toko-toko yang menyediakan beragam pekerjaan yang menghasilkan uang. Selain pekerjaan, uang juga bisa didapatkan melalui investasi, investasi yang dimaksud adalah membeli sebuah toko lalu mengambil keuntungan dari toko tersebut. Sistem investasi di Fable II sedikit aneh, kita tidak bisa memperoleh barang-barang secara gratis walaupun toko yang kita datangi sudah menjadi milik kita. Selain itu kita akan mendapatkan uang setiap lima menit waktu dunia nyata, sehingga kegiatan mencari uang walaupun jauh lebih berkembang dari prekuelnya tetapi malah jadi kurang menantang, karena kita bisa mendapatkan uang yang cukup banyak dengan cara mematikan game ini kemudian menyalakannya berapa jam kemudian. Sebuah tambahan yang sangat baik tetapi sedikit menodai permainan. Sistem penyewaan rumah masih tersedia seperti Fable orisinil, bedanya kini setiap perabotan bisa diganti-ganti demi menaikkan harga sewa.

Sistem pertempuran dalam Fable II masih sangat mirip dengan prekuelnya. Serangan dibagi menjadi tiga macam yaitu serangan magic, range dan melee. Pada intinya kita bisa bertempur dengan memaksimalkan salah satu gaya pertarungan, tetapi cara tersebut tidak disarankan, karena jalannya pertempuran jadi terasa monoton apabila kita tidak memakai semua kemampuan yang kita miliki. Selain itu anjing kita juga akan ikut membantu "menyelesaikan" musuh-musuh yang pingsan, sehingga tidak selamanya sobat kita yang penuh bulu tersebut terlihat lucu ketika mengkibas-kibaskan ekornya. Mungkin satu-satunya kekurangan yang ada pada sistem pertempuran adalah kurangnya hukuman yang kita terima apabila kita mati. Coba bayangkan, saat bertempur dan kita kehabisan HP maka karakter kita akan jatuh ke tanah dan bakal bangkit lagi dalam kondisi segar-bugar lima detik kemudian. Satu-satunya hukuman yang bakal kita terima saat karakter kita mati adalah bekas luka yang bisa mempengaruhi tingkat keatraktifan karakter kita. Hal tersebut sangat pas kalau karakter yang kita mainkan bersifat jahat, sedangkan apabila karakter kita bersifat baik, sebuah bekas luka bukanlah pilihan yang tepat.

Untuk urusan grafis Fable II tidak bisa dibilang buruk karena semuanya tampak sempurna, grafis bergaya kartun yang detil, pergantian siang dan malam, cuaca dan lain sebagainya membuat kita kesulitan untuk sekedar melepaskan kontroler dan beristirahat. Sedangkan dalam urusan suara dan soundtrack Fable II benar-benar pantas untuk diacungi dua jempol, karena dari awal kita sudah disuguhi beragam komposisi yang mengagumkan serta sangat mewakili suasana. Yang jelas Fable II wajib untuk dimainkan walaupun cerita yang diusung sedikit lebih pendek dari prekuelnya, tetapi sekali lagi dunia Fable II adalah dunia bebas yang tidak dimiliki oleh game lain yang sejenis.

 

 

Need For Speed: Undercover

Filed under: Asal aja

Kotak Game : Sumber Info Super Gamer

Black Box dan EA kembali dengan edisi terbaru serial Need for Speed (NFS). Kini kita akan menjalani permainan secara undercover demi membongkar perdagangan senjata gelap. Game ini akan mengembalikan pola permainan NFS: Most Wanted dengan rasa khas open world yang pernah hilang di Pro Street. Game ini tidak menawarkan sesuatu yang baru kecuali beberapa kendaraan yang dimodel lebih baik dari pada sebelumnya.


Sayangnya beberapa hal sederhana tidak cukup variasi untuk membuat kita betah memainkannya berlama-lama. Apalagi saat ini pola permainan berubah menjadi bergaya arcade dibandingkan sebelumnya yang bergaya simulasi dalam Pro Street, membuat game ini nyaris tidak memiliki daya tarik lainnya bila dibandingkan dengan game yang dioperasikan dengan token atau koin. Keuntungan hal tersebut adalah, para pemain pemula yang baru mencoba serial game ini akan terlihat cukup jago memainkannya sedangkan bagi para veteran mungkin akan merasa terlalu mudah atau membosankan. untungnya beberapa fitur online cukup bisa memancing kita untuk terus menerus memainkannya.

Mode cerita dalan NFS: Undercover berisikan beragam adegan live action pendek yang diperankan oleh Maggie-Q. Semua adegan pendek tersebut digarap dengan sangat serius, berbeda dengan cheesy live action milik Command & Conquer. Sayangnya beberapa adegan digarap terlalu serius sehingga nyaris tidak bisa dibedakan antara adegan NFS atau cuplikan The Fast and the Furious edisi berikutnya. Ide yang dipakai dalam adegan live action tersebut jelas berdasarkan novel.


Gagalnya cerita harusnya bisa diimbangi dengan kekuatan gameplay sayangnya fitur Heroic Driving Engine (HDE), hadir setengah-setengah, sehingga NFS: Undercover malah seperti sebuah game arcade dengan metode simulasi yang kurang menantang. Jujur saja gameplay yang dibawa NFS: Undercover cukup menyenangkan pada awalnya dan bahkan bisa membuat kita ketagihan, sayang tingkat kesulitan yang mendaki terjal ala serial NFS ikut dihadirkan di sini sehingga gameplay NFS: Undercover terasa separuh jadi atau membingungkan, antara ingin mempermudah permainan atau justru mempersulitnya.

Selain itu tidak seperti beberapa even yang hadir dalam NFS sebelumnya, Undercover memiliki cakupan yang lebih terbatas. Ada lima street racing, tiga crime syndicate dan tiga pursuit event. Street racing memuat Higway Battle, Sprint, Circuit, Outrun dan Checkpoint. Dalam even ini kita akan mendapatkan Reputasi dan uang yang memperdalam plot cerita. Pursuit dan Syndicate mirip dengan mode klasik kejar-kejara polisi. Untungnya, NFS: Undercover juga memiliki banyak sisi positif, kemampuan mengemudi dan sistem level Wheelman merupakan tambahan yang bagus. Apa bila kamu menang sebuah even atau menghindari kerjaran, Wheelman yang kita miliki akan mengalami peningkatan level. Selain itu kamu bisa mengalami peningkatan level yang berpengaruh tujuh buah kemampuan yang berbeda-beda, seperti Mesin, Transmisi, Nirtro, Induksi Force dan lain sebagainya.

Mode online menawarkan delapan pemain dalam mode Sprint dan Circuit. Sementara itu mode polisi dan penjahat cukup menyenangkan dimainkan, penjahat diharuskan untuk mengambil barang dan meletakannya disuatu tempat tertentu sedangkan polisi harus mencegahnya, mode ini bisa dimainkan dengan delapan orang pemain. Setelah satu ronde diselesaikan para pemain bisa berganti peran.


Secara grafis game ini sangat mencolok. Tri City Bay hadir cukup detil dan komplit hal ini masih dipermanis dengan banyaknya lisensi yang bisa kita miliki, sayangnya detil kendaraan masih jauh dari Gran Turismo 5 Prologue. Untuk urusan suara, game ini patut diberikan satu jempol, kenapa bukan dua yah? Oke untuk suara kendaraan memang sangat detil dan realistis, sayangnya hal ini tidak diimbang dengan pengisian suara para karakter sehingga beberapa elemen penting dalam adegan live action terasa basi walau tidak separah Command & Conquer. Bila diteliti lebih jauh, walaupun episode kali ini lagi-lagi tidak menunjukkan kemajuan yang berarti tetapi Need for Speed: Undercover tetap layak untuk dimiliki atau disewa apalagi bila kamu ingin menonton wajah seksi Maggie-Q di luar film layar lebar.

 

 

Spore Creatures Come To Live - MegaGames console

Filed under: Asal aja

Spore Creatures Come To Live - MegaGames console

Description
Maxis studio and Z Corporation today announced that fans of Spore can now transplant their unique creatures into the real world as Spore Sculptures through Z Corporation’s 3D printing technology.

"At its heart, Spore is a tool for creativity. Since launch, fans have made more than 40 million Spore creatures, vehicles and buildings," said Patrick Buechner, Vice President of Marketing at Maxis. "We wanted to give players a way to extend their in-game creativity to the real world. The flexibility of the in-game creation tools allows an almost limitless variety of Spore Sculptures."

Z Corporation’s high-definition multicolor 3D-printing is the technology that enables the conversion of players’ one-of-a-kind creatures into figurines that can be proudly displayed to friends and family. Spore Sculptures are the latest incarnation of ZPrints, full-color physical objects produced from 3D data much as a traditional office printer creates a document from text.

"A ZPrinted Spore Sculpture will immortalize a Spore creature at any given time, or several selected times to document its evolution," said John M. Kawola, Z Corporation CEO. "There’s a staggeringly large universe of 40 million potential creations that can cross into the physical world."

To create a Spore Sculpture, players design their creature using the Spore Creature Creator with hundreds of flexible drag-and-drop body parts and a virtually infinite number of possible configurations. Players can then digitally paint their creatures with unique patterns. Once the creatures are complete, players upload their digital creations to www.sporesculptor.com and place their order. The ZPrinted models (up to 4 inches tall) will be shipped directly to consumers.

Released in September, Spore is a game that lets people tap their inner creativity and build their own personal universe, evolving life from a single-cell organism to a galactic god over hundreds of millions of years. Gamers design a species and guide it to sentience, then help it build a society, develop its culture, and ultimately explore an infinite cosmos of worlds created by other players.

Spore Sculptures will retail for $49.50 USD.

 

Sony: Playstation Home Virtual Items ‘Selling Like Hot Cake’ - MegaGames console

Filed under: Asal aja

Sony: Playstation Home Virtual Items ‘Selling Like Hot Cake’ - MegaGames console

 

Description
According to by Susan Panico, senior director of the PlayStation Network at Sony, Playstation Home virtual items have been selling like hot cake.

Speaking to the Silicon Valley Insider, Panico refused to provide any solid numbers, but stated that sales of virtual items during the first 4 days after Playstation Home’s launch generated more revenue for Sony than movies and videos had in their first week.

Playstation Home virtual items are sold from between $0.49 to $4.99 while movies and videos on the Playstation Network can cost up to $15.

Panico also noted that Playstation Home virtual items sales follow the "classic 80/20 model, where 20 percent of your customers create 80 percent of your income."

Sony Is Still Losing Money On Playstation 3 - MegaGames console

Filed under: Asal aja

Sony Is Still Losing Money On Playstation 3 - MegaGames console

Description
As the Playstation 3 enters its third year in market, Sony still is losing more than $50 on each unit sold.

Research firm iSuppli estimates that every $399 Playstation 3 console costs Sony $448.73 to build.

This loss is a significant improvement over the losses Sony incurred at the PS3 launch. During that time, it was estimated that the company lost $240 on the $599 consoles and $305 on the $499 version.

Moving both Cell processor as well as Nvidia Reality Synthesizer manufacturing to smaller die chip sizes helped reduce the CPU’s cost from $89 in 2006 to $46 and the GPU from $129 in 2006 to $58. Thanks to the power savings caused by the smaller chips, Sony also managed to nix $10 off the Playstation 3 power supply unit.

Sony also redesigned the Playstation 3 in order to reduce its production costs. The company managed to cut down the number of internal parts from 4,048 to 2,820 parts, but not without sacrificing the "Emotion Engine" PS2 CPU chip, which was used for backwards compatibility with PS2 games. 

Rockstar: GTA Chinatown Wars Is Much Bigger Than PSP GTAs - MegaGames console

Filed under: Asal aja

Description
PSP hardware is more advanced than Nintendo DS’s, but Rockstar claims that the DS exclusive GTA: Chinatown Wars will be "much bigger" than its PSP predecessors.

"Grand Theft Auto: Chinatown Wars is much bigger than anything we have ever done before [in terms of scope]", said Rockstar Leeds president Gordon Hall.

According to Hall, Chinatown will feature "more odd jobs, deeper missions, and more moments of over-the-top action."

"We have a huge interaction with the Rockstar Social Club, a massive [narcotics trafficking] game that would stand alone on its own. The list goes on and on; this thing is huge. We are very proud of all of the PSP games we have made, especially the two GTA games, but this game is far bigger."

Chinatown Wars is due out in North America and Europe on March 17 and 20 respectively.

December 23, 2008

Speedy

Filed under: Asal aja

ANJING SPEEDY BRENGSEK DC MOLO

WOI SIAL LOE SPEEDY

GW RUGI JUTAAN GARA2 LO

BIADAB

December 22, 2008

Speedy

Filed under: Asal aja

Speedy dc asu!

December 19, 2008

Nimbuzz End of Year Update

Filed under: Asal aja

Nimbuzz iPhone update

The new iPhone update brings 2 major features: lets you stay connected on Nimbuzz even when your screen is off/stand by and you can download Nimbuzz for iPhone in 10 more languages.

And in case you did not know: Nimbuzz also works in landscape-mode chat!

(more…)